• Latest
  • Trending
  • All
Trump Ancam Naikkan Tarif Lebih Tinggi Jika Indonesia Balas Kebijakan Perdagangan AS

Trump Ancam Naikkan Tarif Lebih Tinggi Jika Indonesia Balas Kebijakan Perdagangan AS

July 8, 2025
Mantan Menteri Nadiem Terseret Dua Kasus Korupsi: Beda Nasib di KPK dan Kejagung!

Mantan Menteri Nadiem Terseret Dua Kasus Korupsi: Beda Nasib di KPK dan Kejagung!

August 7, 2025
Kebumen Fest 2025:  Meledak! Ribuan Daftar!

Kebumen Fest 2025: Meledak! Ribuan Daftar!

August 7, 2025
Taman Baru Jakarta Tetap Dibangun, Pedagang Menolak Pindah!

Taman Baru Jakarta Tetap Dibangun, Pedagang Menolak Pindah!

August 7, 2025
Bandung Zoo Ditutup! Sengketa Manajemen Berujung Ricuh

Bandung Zoo Ditutup! Sengketa Manajemen Berujung Ricuh

August 7, 2025
Kasus Korupsi Dinas Kebudayaan DKI: Terdakwa Gatot Ajukan Diri sebagai Justice Collaborator

Kasus Korupsi Dinas Kebudayaan DKI: Terdakwa Gatot Ajukan Diri sebagai Justice Collaborator

July 8, 2025
Kepala BRIN: Indonesia Tak Perlu Jadi “ChatGPT Kedua”, Fokus pada Kekuatan Sendiri

Kepala BRIN: Indonesia Tak Perlu Jadi “ChatGPT Kedua”, Fokus pada Kekuatan Sendiri

July 8, 2025
BMKG: Abu Vulkanik Gunung Lewotobi Masih Terdeteksi di Udara Manggarai Barat

BMKG: Abu Vulkanik Gunung Lewotobi Masih Terdeteksi di Udara Manggarai Barat

July 8, 2025
Papua Pegunungan Siapkan 7 Hektare Lahan untuk Pembangunan Sekolah Rakyat

Papua Pegunungan Siapkan 7 Hektare Lahan untuk Pembangunan Sekolah Rakyat

July 8, 2025
Cegah Karhutla, 13 Ton Garam Disebar di Langit Jambi Lewat Operasi Modifikasi Cuaca

Cegah Karhutla, 13 Ton Garam Disebar di Langit Jambi Lewat Operasi Modifikasi Cuaca

July 8, 2025
Penyelundupan 5.400 Telur Penyu Digagalkan di Sambas, KKP Telusuri Jaringan Perdagangan

Penyelundupan 5.400 Telur Penyu Digagalkan di Sambas, KKP Telusuri Jaringan Perdagangan

July 8, 2025
KPK Tunggu Keterangan IDI untuk Tahan Adjie, Tersangka Korupsi Akuisisi PT Jembatan Nusantara

KPK Tunggu Keterangan IDI untuk Tahan Adjie, Tersangka Korupsi Akuisisi PT Jembatan Nusantara

July 8, 2025
Sekolah Rakyat Tanpa Tes Akademik, Fokus pada Anak Miskin Ekstrem Lewat DTSEN

Sekolah Rakyat Tanpa Tes Akademik, Fokus pada Anak Miskin Ekstrem Lewat DTSEN

July 8, 2025
  • Home
  • Nasional
Saturday, August 30, 2025
Info Wakatobi
No Result
View All Result
Info Wakatobi
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Trump Ancam Naikkan Tarif Lebih Tinggi Jika Indonesia Balas Kebijakan Perdagangan AS

by Ridlo Masduki
July 8, 2025
in Ekonomi
0
Trump Ancam Naikkan Tarif Lebih Tinggi Jika Indonesia Balas Kebijakan Perdagangan AS
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeluarkan peringatan keras kepada Indonesia terkait respons terhadap kebijakan tarif impor sebesar 32% yang dijatuhkan terhadap seluruh produk asal Indonesia. Dalam surat resmi kepada Presiden RI Prabowo Subianto, Trump mengancam akan menaikkan tarif lebih tinggi jika Indonesia melakukan aksi balasan.

“Jika karena alasan apa pun Anda memutuskan menaikkan tarif terhadap produk-produk asal AS, maka tarif tersebut akan ditambahkan ke angka 32% yang telah kami tetapkan,” tulis Trump dalam surat bertanggal dari Washington, dikutip Selasa (8/7/2025).

Ketidakseimbangan Dagang Jadi Alasan Utama

Dalam suratnya, Trump menegaskan bahwa keputusan mengenakan tarif 32% didasari oleh ketidakseimbangan hubungan dagang antara AS dan Indonesia. Ia menyebut defisit perdagangan yang dialami AS akibat kebijakan tarif, hambatan non-tarif, dan regulasi dari pihak Indonesia menjadi ancaman bagi perekonomian dan keamanan nasional AS.

“Selama bertahun-tahun kami berdiskusi dengan Indonesia, namun hubungan dagang tetap tidak bersifat timbal balik. Karena itu, kami perlu mengambil langkah tegas,” tegas Trump.

Tarif Bisa Turun, dengan Syarat

Meski menetapkan tarif tinggi, Trump membuka ruang negosiasi. Ia menyebut tarif dapat diturunkan jika Indonesia bersedia membuka akses pasar yang selama ini dianggap tertutup bagi produk-produk AS. Penghapusan hambatan tarif dan non-tarif menjadi salah satu syarat utama.

Selain itu, Trump menyarankan agar perusahaan asal Indonesia mempertimbangkan untuk membangun fasilitas produksi di AS. Ia menjanjikan percepatan proses perizinan apabila investasi dilakukan di wilayah AS.

“Kami akan mempercepat persetujuan secara profesional dan cepat, bahkan dalam hitungan minggu,” tulis Trump.

Ancaman Tarif Tambahan Jadi Tekanan Diplomatik

Peringatan Trump dinilai sebagai bentuk tekanan diplomatik yang menyasar kebijakan ekonomi dalam negeri Indonesia. Dengan menyampaikan ancaman lanjutan secara langsung kepada Presiden Prabowo, AS menunjukkan sikap keras terhadap negara-negara mitra dagang yang dianggap tidak memberikan keuntungan setara.

Kebijakan tarif sebesar 32% itu akan mulai berlaku pada 1 Agustus 2025. Pemerintah Indonesia masih memiliki waktu untuk merespons melalui jalur diplomatik, termasuk dalam kerangka negosiasi perdagangan internasional.

Trump menutup suratnya dengan pernyataan bernada janji sekaligus tekanan: “Tarif ini bisa berubah, naik atau turun, tergantung hubungan kami dengan negara Anda. Anda tidak akan pernah kecewa dengan Amerika Serikat.”

Tags: Trump
ShareTweetPin
Ridlo Masduki

Ridlo Masduki

Recent Posts

  • Mantan Menteri Nadiem Terseret Dua Kasus Korupsi: Beda Nasib di KPK dan Kejagung!
  • Kebumen Fest 2025: Meledak! Ribuan Daftar!
  • Taman Baru Jakarta Tetap Dibangun, Pedagang Menolak Pindah!
  • Bandung Zoo Ditutup! Sengketa Manajemen Berujung Ricuh
  • Kasus Korupsi Dinas Kebudayaan DKI: Terdakwa Gatot Ajukan Diri sebagai Justice Collaborator

Recent Comments

No comments to show.
Info Wakatobi

Copyright © 2017 JNews.

Navigate Site

  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Copyright © 2017 JNews.