rupiah

Mengenal kekayaan budaya Indonesia melalui mata uang rupiah tahun emisi 2016 #CintaRupiah

Cinta Rupiah – Sebagai negeri yang masyarakatnya terdiri dari ribuan suku bangsa, tentu beragam seni budaya ditampilkan oleh masing-masing daerah. Dalam mata uang rupiah tahun emisi 2016, Pemerintah memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui tarian dari beberapa daerah, yaitu:


1. Tari Topeng Betawi. Tarian adat masyarakat Betawi ini merupakan perpaduan antara musik, seni tari dan nyanyian. Banyak daerah di Indonesia yang juga memiliki tarian topeng, namun tari topeng Betawi ini khas, lebih bersifat teatrikal dan komunikatif melalui gerakan sang penari. Topeng yang digunakan terbuat dari kayu dan ditempelkan ke wajah dengan cara digigit pada bagian dalam topeng.

2. Tari Legong adalah tarian klasik yang berasal dari Pulau Dewata. Memiliki perbendaharaan gerak yang sangat kompleks diikat oleh struktur tabung pengiring yang konon mendapat pengaruh dari Tari Gambuh.

3. Tari Gong atau Tari Kancet Ledo merupakan salah satu tarian Dayak Kenyah yang bermukim di Kalimantan Timur. Tarian ini biasanya dipertunjukkan saat upacara penyambutan tamu agung atau upacara menyambut kelahiran seorang bayi kepala suku.

4. Tari Pakarena. Tarian tradisional Sulawesi Selatan yang diiringi oleh dua kepala drum (gandrang) dan sepasang instrumen semacam suling (suik-suik) ini, menggambarkan tentang kemunculan Tumanurung, yaitu bidadari yang turun dari langit untuk memberi petunjuk kepada manusia di bumi.

5. Tari Gambyong,merupakan salah satu bentuk tarian klasil yang berasal mula dari wilayah Surakarya, biasanya ditampilkan saat acara penyambutan tamu. Tari Gambyong terdiri atas tiga bagian, yaitu: awal, isi dan akhir dalam istilah Jawa disebut maju beksan, beksan dan mundur beksan. Pusat dari keseluruhan tarian ini terletak pada gerak kaki, lengan, tubuh serta kepala.

6. Tari Piring. Salah satu seni tari tradisional Minangkabau adalah Tari Piring, yang berasal dari Kota Solok-Sumatera Barat. Tarian ini dimainkan dengan menggunakan piring sebagai media utama. Piring-piring tersebut diayun dengan gerakan cepat namun teratur tanpa terlepas dari genggaman tangan. Tari Piring merupakan simbol masyarakat Minangkabau, karena menggunakan langkah-langkah silat Minangkabau (Silek)

7. Tari Tifa dari Papua merupakan rekaman budaya jaman batu, jaman berburu dan jaman meramu. Tarian ini diiringi bunyi monotik yang menjadi simbol amat mendasar. Bunyi ini merupakan ekspresi dari nilai spiritual dan simbol-simbol interaksi manusia. Tifa adalah alat musik yang ditepuk bersama dengan ekpresi gerak,

Nah bagaimana, setelah mengenal kekayaan budaya Indonesia melalui berbagai jenis tariannya, kini sepatutnya kita semakin bangsa betapa Indonesia kaya baik hayati maupun budayanya.

 

foto nusabali

(Visited 61 times, 1 visits today)

About the Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *